Tampilkan postingan dengan label medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label medan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2015

MENILIK KERAJAAN MELAYU DELI DI ISTANA MAIMUN

Hi dear readers!
Kali ini saya akan membahas salah satu tempat wisata yang akhir tahun 2014 kemarin saya kunjungi bersama keluarga tante saya di Medan, yaitu Istana Maimun.
Istana Maimun merupakan istana tempat tinggal para keluarga raja melayu di Medan. Terletak di depan perpustakaan daerah Sumatera Utara, arsitektur Istana Maimun sangat kental melayu nya jadi berasa kayak di Malaysia daku. Berwarna kuning, khas melayu banget lah pokoknya. 
Biaya masuknya sebesar Rp5.000,- kalian bisa berkeliling bebas di Istana Maimun. Tapi ada beberapa spot di Istana Maimun yang sekarang sudah ditutup untuk umum.


Ini pintu utama istana Maimun


Masuk ke dalam istana Maimun, ada salah satu lampu gantung yang menarik perhatian saya. Bentuknya sangat unik dan bergaya eropa kuno.

Lukisan salah satu pangeran

Foto keluarga Sultan sekilas mirip khas jawa ya.

Lorong di Istana Maimun. Sayangnya ditutup untuk umum. Padahal waktu kecil saya berkunjung ke sini, sempat dibuka untuk umum. Kira-kira waktu itu saya berumur 9 tahun.



 
Dengan uang Rp10.000,- kalian bisa mencoba memakai baju adat melayu dan berfoto ala princess gitu. Hehehe.. Princess Angela & princess Sarah. Hohoho..


Hide and seek!


Jika kalian ke Istana Maimun, jangan lupa untuk melihat meriam yang konon katanya merupakan penjelmaan Putri Hijau.
Konon katanya meriam tersebut tidak bisa dipindahkan, kalaupun mau diangkat, harus menunggu bulan purnama dan diangkat paling sedikit 7 orang pria.

Nah, sekian yang bisa saya informasikan. Biasanya tempat wisata di Sumatera Utara, kebanyakan di luar kota Medan. Hanya sedikit yang ada di kota Medan. Jika kalian tidak sempat berwisata ke daerah lain di Sumatera Utara, Istana Maimun bisa menjadi salah satu tujuan wisata Anda.
Horas!^^

Senin, 16 Februari 2015

Ngopi Asyik di REPVBLIK KOPI

HORAS!!!!!!!!!!

Lama vakum ya saya. -.-" Tapi gak papa, kali ini saya akan membahas perjalanan saya di Medan bersama keluarga akhir tahun 2014 kemaren. Agak Late post sih. hehehe....
Is it you my dear reader?
Sewaktu sampai di kota Medan, Sumatera Utara, saya agak terkejut dengan  perubahan yang ada. Beda dari terakhir saya lihat 8 tahun lalu. Bahkan sebelum masuk ke jalan rumah opung saya, tepat di depan nya, ada kedai kopi bernuansa vintage. Gayanya simple, bercat putih dan berpintu lebar berwarna hijau dan bergaya arsitektur belanda. Kedai kopi itu bernama unik, REPVBLIK KOPI.
Sebagai salah satu pecinta kopi, saya sangat penasaran dengan rasa kopi yang disediakan di sana. Ingin mencicipinya saat itu juga, tapi apa daya, malam sudah makin larut untuk nongkrong bersama bapak dan abang saya, tapi saya bertekad, saya harus mampir ke kedai kopi satu itu.
Sampai suatu siang di akhir tahun, 31 Desember 2014, saya belum juga sempat mencicipi kopi disana. Tapi malamnya, sebelum ke gereja untuk ibadah akhir tahun, saya mampirkan untuk nongkrong sebentar menikmati kopi di REPVBLIK KOPI, Saya hanya sendirian pergi ke situ, abang dan tulang (istilah dalam bahasa batak, panggilan untuk om dari pihak ibu) saya yang lagi duduk santai di teras rumah enggan untuk ikut, antre mandi katanya (karena di rumah opung hanya 2 kamar mandi, sementara kami yang datang menyambut tahun baru ada 10 KK, ibu saya 9 bersaudara soalnya :D ). Hahahahha.. :D
Saya jalan kaki menuju REPVBLIK KOPI, soalnya dekat dari rumah opung, cuma 100 meter saja. Akhirnya!!!!!! Saya mampir juga di sini! :D Saya sangat senang, list "PLACE TO GO IN MEDAN" tercapai satu lagi.
Saya memilih duduk di pojokan, dimana ada lemari yang memajang jenis-jenis kopi, dan di situ ada banyak frame berisi info-info tentang kopi ataupun wise words tentang kopi. Saya jadi teringat dengan salah satu novel karya Dee Lestari yang berjudul Filosofi Kopi. Baru kali ini saya melihat coffee shop yang memajang info-info tentang kopi dan wise words itu. Biasanya coffee shop hanya bergaya modern atau vintage saja, tetapi di sini, di REPVBLIK KOPI, kita diberikan pengetahuan tentang kopi!
Saya disuguhi daftar menu oleh waitress nya, dan saya sangat tertarik dengan judul-judul kopinya. Yang paling membuat saya penasaran dan menjadi "icon"  di sini adalah Kopi Simpanan Mertua!
Sungguh menarik! Saya bertanya kepada mbaknya jenis kopi apa itu dan menurut penjelasan mbaknya, itu berupa kopi arabica dan disajikan seperti kopi hitam biasanya. Istimewanya? Rasanya yang agak kental dan kuat daripada kopi hitam biasa. Saya jadi kurang tertarik setelah mendengar penjelasan mbak tadi. Mungkin sejenis americano, pikir saya. Saya memilih Hazelnut Frappe Latte dan cappucino saja, 2 jenis sajian kopi favorit saya.
Sembari menunggu pesanan saya datang, saya melihat-lihat dan memfoto untuk dokumentasi blog saya. Hehehehe...


Design nya vintage. Dengan langit-langit yang tinggi dan tiang-tiang, khas desain arsitektur Belanda.


Toples jenis-jenis kopi yang berada dalam lemari di pojok dekat tempat duduk saya.

Table serve dari samping
dapur dari depan. Kesan Vintage nya dapet banget! Jam dindingnya dan lampunya menambah kesan vintage nya.

gak cuma buat sekedar nongkrong sambil ngoi aja. REPVBLIK KOPI juga memberikan pengetahuan tentang kopi bagi para pengunjungnya dan berbagi wise words tentang kopi.








Akhirnya pesanan saya datang! Cihuyy! Baru kali ini saya memesan 2 cangkir sekaligus. Hazelnut Frappe Latte dan cappucino.

(kalau tidak salah ingat) Hazelnut Frappe Latte 18K dan Cappucino 15K IDR

tapi menurut saya hiasan Frappe Latte saya agak terlalu simple dan kurang WAH gitu, jadi saya taburkan brown sugar di atas whip cream nya.

Gimana? Lebih menarik gini kan? Hehehe apalagi kalau ditaruh red cherry ya di atasnya.
Walaupun hiasannya kurang, Hazelnut Frappe Latte dan cappucino nya enak! Oh iya, jangan lupa menambahkan gula bagi penikmat kopi yang ingin manis karena belum dicampurkan gula ya cappucino nya. Jadi manis atau tidaknya cappucino,kita yang tentukan. Tetapi untuk Frappe Lattenya gulanya sudah ditambahkan. Jadi udah manis. Muka manis gini, terus minum yang manis. Hmmmpp... Dunia begitu manis! hahahahha...:D
Dan saya pun harus menghabiskannya dengan cepat. Buru-buru udah ditunggu buat pergi ibadah. Hahahahha....
Finally I'm here!!!

 REPVBLIK KOPIterletak di Jl. Setia, Medan. Jam buka dari pukul 8 a.m - 11 p.m (kl gak salah inget lagi ya. Maaf..^^ Hehehehe...). Dan harganya pun terjangkau. Untuk ukuran mahasiswa sh terjangkau kok.
Paling mahal 35K. Jadi kesimpulannya, Recommended deh buat para readers  yang juga pecinta kopi!

Sekian review saya. Nantikan review saya yang lainnya dari kota Medan! Annyeong!^^